Perusahaan unggul merketing

 NAMA :NUR FADHILLA  

 KELAS :XII BDP 3


MullenLowe Group 

adalah agensi periklanan yang bergerak di bidang komunikasi pemasaran (marketing communication) dan terfokus pada brand strategy, communication planning, dan through-the line advertising. MullenLowe Group berbasis di London, UK dan merupakan bagian dari Interpublic Group of Companies (IPG). Secara global, MullenLowe memiliki beberapa jaringan Perusahaan terintegrasi di antaranya MullenLowe Open, MullenLowe Profero, MullenLowe Mediahub, dan MullenLowe Comms. MullenLowe Group secara global resmi beroperasi sejak 2015 dan merupakan hasil merger antara perusahaan Lowe & Partners (1981) yang diakuisisi IPG pada 1990 dan perusahaan Mullen Advertising yang berbasis di AS. Tercatat pada 2015, MullenLowe Group memiliki 90 kantor dari 65 pasarglobal dan 6.400 orang karyawan, Salah satu kantor cabang yang dimiliki MullenLowe Group adalah MullenLowe Group Indonesia. Beberapa brandPerusahaan yang sedang dan pernah bekerja sama sebagai klien MullenLowe Group Indonesia adalah Danamon, Garuda Indonesia, Unilever Food Solutions, XL, Uber, Sale Stock, Axis, Elevania, Ichi Ocha, Sun, Promina, Nestle KitKat, FOX’S, Vaseline, Okky Koko, Garuda food, Nestle Crunch, TRESemme, Pepsodent, Lifebuoy, Royco, Superpell, AXE, Sunlight, Sunlight Active Gel, Unilever PureIt, Paddle Pop, Magnum, Indomilk, Indomie, CIF, Blue Band, Bango, Wall’s Rinso, Rexona, Lifebouy, Indofood, Good Time, Domestos, Clear, POLO, First Media, CFC.Pada masa penulis menjalani program magang, MullenLowe Group Indonesia beroperasi di Gedung Victoria lantai 6. Adapun gedung yang Disebutkan beroperasi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan. Kantor MullenLowe Group Indonesia berlokasi di gedung yang sama dengan kantor cabang perusahaan induknya, IPG Group Indonesia.

Sejarah Perusahaan

Berikut adalah sejarah MullenLowe Group Indonesia. Pada 1933 LINTAS (Lever

International Services) yang merupakan divisi periklanan PT Unilever Indonesia

didirikan bersamaan dengan PT Unilever Indonesia. Tahun 1970 LINTAS mulai

menangani klien non-Unilever seperti Bir Bintang, Johnson & Johnson, Ovaltine,

dan Susu Bendera. Pada 1979 LINTAS memutus kontrak dengan berbagai brand

non-Unilever dikarenakan regulasi perusahaan yang diterbitkan oleh PT Unilever

Indonesia. Tahun 1983 PT Unilever Indonesia menjual unit periklanannya dan

pada 1 Mei 1983 PT Citra Lintas Indonesia (CLI) didirikan dan dipublikasikan

sebagai Lintas Indonesia. Perusahaan berafiliasi dengan Lintas Worldwide (unit

perusahaan milik IPG). Sejak 1989 Lintas Indonesia mulai meraih berbagai

penghargaan, di antaranya Top Creative Agency dari Media Magazine selama 5

tahun berturut turut.


Struktur Organisasi Perusahaan

MullenLowe Group Indonesia adalah perusahaan  berstruktur agensi yang

merupakan kantor cabang dari MullenLowe Group. MullenLowe Group Indonesia

dipimpin oleh Bapak David Lukas yang berkedudukan sebagai Group Managing

Director wilayah Indonesia sejak 2019. Jabatan Managing Director diklasifikasi

MullenLowe Group memiliki lebih dari 90 kantor di lebih dari 65 negara di dunia. MullenLowe memiliki keahlian di bidang kreativitas, teknologi, media, aktivasi, analisis, dan hubungan masyarakat. Lima divisi dari perusahaan ini yakni:


MullenLowe, sebuah jaringan komunikasi pemasaran yang fokus pada strategi merek, perencanaan komunikasi, dan periklanan through-the-line, serta meliputi MullenLowe Lintas Group, dan MullenLowe U.S.

MullenLowe Comms, yang menggabungkan sejumlah divisi hubungan masyarakat, termasuk MullenLowe salt, sebuah agen komunikasi strategis yang memiliki kantor di London dan Singapura, serta MullenLowe PR, sebuah agen hubungan masyarakat asal Amerika Serikat.[10][11]

Mediahub, sebuah agen pembelian dan perencanaan media global yang berkantor pusat di Boston.[12]

MullenLowe Open, sebuah agen pengalaman pelanggan global yang fokus pada kampanye pengalaman, manajemen hubungan pelanggan, dan belanja.[13]

MullenLowe Profero, sebuah agen pemasaran digital.

Sejarah Perusahaan

Berikut adalah sejarah MullenLowe Group Indonesia. Pada 1933 LINTAS (Lever 

International Services) yang merupakan divisi periklanan PT Unilever Indonesia 

didirikan bersamaan dengan PT Unilever Indonesia. Tahun 1970 LINTAS mulai 

menangani klien non-Unilever seperti Bir Bintang, Johnson & Johnson, Ovaltine, 

dan Susu Bendera. Pada 1979 LINTAS memutus kontrak dengan berbagai brand 

non-Unilever dikarenakan regulasi perusahaan yang diterbitkan oleh PT Unilever 

Indonesia. Tahun 1983 PT Unilever Indonesia menjual unit periklanannya dan 

pada 1 Mei 1983 PT Citra Lintas Indonesia (CLI) didirikan dan dipublikasikan 

sebagai Lintas Indonesia. Perusahaan berafiliasi dengan Lintas Worldwide (unit 

perusahaan milik IPG). Sejak 1989 Lintas Indonesia mulai meraih berbagai 

penghargaan, di antaranya Top Creative Agency dari Media Magazine selama 5 

tahun berturut turut.

Visi dan Misi Perusahaan

Visi dan misi dapat memberikan rasa kesatuan dan tujuan bersama (shared

purpose) dalam sebuah perusahaan. Fungsi visi dan misi pada MullenLowe Group

Indonesia dipandang cukup penting mengingat MullenLowe Group beroperasi

secara global dan harus menjaga hubungan baik antar cabang perusahaan,

perusahaan pusat, dan perusahaan induk. Di MullenLowe Group sendiri, visi dan

misi dirangkum menjadi satu kesatuan yang disebut MullenLowe Manifesto. Pada

program magang MullenLowe Camp, MullenLowe Manifesto diperkenalkan

kepada peserta magang pada sesi briefing perdana sebelum kegiatan magang

resmi dimulai. MullenLowe Manifesto berisi kumpulan pernyataan yang seragam

di setiap cabang perusahaan MullenLowe Group. Isi dari MullenLowe Manifesto

adalah sebagai berikut:

We are a different kind of company

We are a global boutique

We have to push above our weight

We listen harder and fight smarter

We are publicly held but independently minded

We don’t aspire to have great meetings

We aspire to have great outcomes

We don’t have layers of managers

We all roll up our sleeves

We choose our partners

Bold and brave marketers who will challenge

And respect us as much as we challenge and respect them

We hire people who scare us

Because mediocrity scares us more

We don’t innovate because it’s trendy, we do it because it works

We believe technology can foster great ideas

And that diversity inspires originality

This philosophy gets our clients more than fair share of attention

And it’s these contradictions that makes us

The truly unique global challenger we are today

6.400 People with the same purpose

To challenge all norms

90 offices with one mission

To work with the world’s most innovative companies

We are a madly creative

Fiercely competitive

Hyper-bundled beasts

We are MullenLowe Group

Selain MullenLowe Manifesto, MullenLowe Group juga memiliki

pendekatan Challenger Mentality. MullenLowe menekankan pentingnya memiliki

pemikiran dengan sudut pandang penantang, baik terhadap diri sendiri maupun

terhadap klien yang terlibat dalam kerjasama perusahaan. Tantangan yang

dimaksud adalah mendobrak konvensi, berkomunikasi dengan media atau strategi

baru, dan memandang brief dari klien sebagai tantangan dan bukan perintah.

Mental penantang dimanifestasikan dengan tujuan meningkatkan kreativitas,

motivasi, dan efektivitas bekerja.

Tujuan MullenLowe Group adalah Unfair Share of Attention yang artinya

MullenLowe bermaksud memberikan perhatian “tidak adil” terhadap brand klien

yang ditanganinya. Yang dimaksud tidak adil adalah memberikan perhatian

berlebih, melampaui market share, penetrasi pasar, budget, dan distribusi pasar.

MullenLowe Group memiliki model perusahaan dengan pendekatan


Hyperbundled. Pendekatan direalisasikan dengan membentuk tim kerja dari

berbagai disiplin ilmu berbeda secara global, mulai dari ilmu perencanaan brand,

kreatif, transformasi digital, aktivasi CX, PR, serta desain. Pendekatan ini

bertujuan untuk kesuksesan realisasi ide serta memaksimalkan peluang yang

dimiliki suatu brand secara multichannel.


Keuntungan dan profit perusahaan

Secara keseluruhan pendapatan perusahaan tetap terjaga, meskipun tahun 2022 menghadapi banyak tantangan dan dinamika. Total pendapatan meningkat menjadi USD 269,2 juta yang terutama disebabkan oleh kenaikan harga dan volume penjualan dari segmen kelapa sawit sepanjang tahun 2022. Volume penjualan CPO meningkat sebesar 2,6% menjadi 275.320 ton pada tahun 2022 dibandingkan dengan 262.683 ton pada tahun 2021. , harga jual rata-rata CPO pada tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar 5,1% menjadi USD 842 dibandingkan harga jual rata-rata tahun lalu. ANJ juga mencatatkan peningkatan volume penjualan PK sebesar 5,8% menjadi 54.996 ton dengan harga jual rata-rata yang meningkat 6,1% dibandingkan HJR tahun lalu.


Kesimpulan perusahaan 

Strategi kreatif dalam iklan promosi Sekutu Kopi dirancang dan

dikerjakan dengan creative brief yang akan menjadi pedoman dalam

pembuatan iklan tersebut. Sekutu Kopi telah menganalisis beberapa tahapan

yang harus diperhatikan dalam konsep yang akan mereka ambil, antara lain

sebagai berikut. (1) Permasalahan, (2) Survey Khalayak, (3) Posisi Brand,

(4) Tujuan Komunikasi, (5) Media, (6) Arah Kreatif. Strategi pesan yang

dilakukan oleh Sekutu Kopi juga memiliki berbagai elemen-elemen penting

yang akan membentuk suatu pesan kreatif untuk mengiklankan produknya

kepada masyarakat luas. Pesan utama yang ingin disampaikan adalah untuk

mengajak masyarakat menikmati kopi bersama Sekutu Kopi, selain

banyaknya event-event khusus dan educational program yang dilaksanakan

oleh Sekutu Kopi untuk masyarakat.

Komentar